Wednesday, August 25, 2010

Sydney, Here I come...

Ini pengalaman perjalanan kedua ke luar negeri setelah Singapura. Hanya, perjalanan ke Sydney kali ini lebih mendebarkan. Ya, karena jadwal keberangkatannya pas hari terakhir masa liburan sekolah akhir semester tahun ini. Aku membayangkan akan melelahkan di tol dalam kota hingga tol bandara. Dan tentu saja juga memakan waktu lama karena macet tak terhindarkan. Tetapi ketakutan itu tak terbukti, malah cenderung lancar jaya perjalanan Bandung-Bandara waktu itu. Jadilah aku menunggu dalam bosan hampir 8 jam sebelum boarding.

Deg-degan berikutnya terjadi karena aku berangkat sendirian. Dulu waktu ke Singapura berangkat bersama rombongan, jadi tak terlalu nervous. Dengan bahasa Inggris yang terbata-bata aku membayangkan harus berhadapan dengan petugas imigrasi, lalu ditanya ini-itu. Lagi-lagi ketakutan ini tak terbukti. Proses klaim bagasi hingga pemeriksaan berjalan lancar karena semua tertib antri dan profesionalisme petugas.

Day 1. Pagi itu udara dingin Sydney menyergap. Di gerbang kedatangan kusapukan pandangan untuk memastikan bahwa Pak Joseph Tee sudah datang menjemput, tapi ternyata belum. Kuputuskan duduk sebentar di ruang tunggu sambil melihat berita di TV tentang kemenangan Spanyol atas Belanda di Piala Dunia. Tak lama berselang Pak Joseph datang. Kami berbasa-basi sebentar dan segera menuju tempat parkir.

Sebelum tiba di rumah Pak Jos, kami singgah di sebuah gerai McD untuk sarapan. Bagiku, sepagi itu sarapan adalah sebuah perjuangan. Waktu setempat menunjuk pukul 06.30, berarti 03.30 waktu Indo. Tapi karena udara dingin yang membekap, habis juga dua potong pancake dan segelas kopi itu. ...bersambung...

No comments: